Penangkal Pendapat Ortu

Sekarang makin banyak para ortu yang mencekal anaknya untuk bermain game karena menurut mereka bermain game hanya membuang-buang waktu, tenaga dan uang. Mungkin hal ini memang ada benarnya juga karena bermain game itu dilakukan dengan duduk tenang dan hanya menggerakkan tangan saja jadi para ortu khawatir setelah kita ribuan jam di dunia maya, apa bisa kembali ke dunia nyata? Nah Lo???

Tapi sekarang fakta di atas bisa di tangkal dengan sebuah riset bahwa gamers pun bisa sukses di dunia nyata. Gak percaya? coba kalau ortu kamu seperti itu belikan mereka sebuah buku yang berjudul Gamers Juga Bisa Sukses karya John C. Beck-Mitchell Wade . Buku bisa menjadi bukti bahwa gamers punya masa depan juga seperti non-gamers lainnya.

Gamers pun sekarang punya 7 kebiasaan yang tidak dimiliki non-gamer pada umumnya yang disebut 7 Habits of Highly Typical Gamer :

  1. Semua orang bisa berhasil
  2. Kita harus berani mengambil resiko
  3. Belajarlah dari tim bukan dari Pelatih
  4. Musnahkan para Bos, percayai buku panduan strategi
  5. Simaklah Peta Navigasi
  6. Tidak kelihatan? Jangan pedulikan
  7. Mintalah tim yang cocok

Dengan riset diatas para gamers pun bisa berlega hati dan berbangga hati karena menjadi seorang gamers pun tidak memalukan kok malah ini menjadi “modal handal gamers tanpa kehilangan semangat belajar sama sekali daripada kecanduan narkoba yang sudah pasti masa depannya ga jelas”. Mau pilih yang mana hayo???


Sumber : Majalah Hot-Game

Dampak buruk bermain Game

Ps 2Bermain game bagi sebagian orang di dunia merupakan suatu cara untuk menghilangkan rasa jenuh atau bosan tapi tahukah anda bahwa ternyata “bermain secara berlebihan bisa mendatangkan masalah serius” jika anda tidak percaya silahkan lihat salah satu berita di bawah ini :

Beijing, Distributor game online “Warcraft” di Cina, dituntut orang tua seorang bocah laki-laki yang mati setelah lompat dari gedung tinggi, usai bermain game tersebut selama 36 jam berturut-turut.
Zhang Xiaoyi bocah laki-laki 13 tahun, meninggal pada 27 Desember 2004, setelah loncat dari gedung tinggi. Zhang meninggalkan pesan bunuh diri, berisi keinginannya untuk bergabung dengan para jagoan yang ada di game kesukaannya.
Xinhua News Agency memberitakan hal tersebut, seperti dikutip detikINET dari Associated Press, Senin (15/5/2006).
Menurut Xinhua, orang tua Zhang, kini menuntut ganti rugi sebesar 100.000 yuan (1 yuan = Rp 1.094. Sumber xe.com) kepada Aomeisoft, distributor Warcraft “Orcs and Humans” di Cina.
Dalam tuntutannya, Aomeisoft dinyatakan tidak menyertakan peringatan kalau game tersebut hanya untuk pemain usia 13 tahun ke atas.
Bai Jie, vice president of Aomeisoft, mengaku bahwa dia memang mengetahui ada berita tersebut, tapi perusahaannya belum menerima panggilan resmi dari pengadilan.
Menurutnya, tuntutan orang tua Zhang tidak tepat jika ditujukan ke perusahaannya. “Karena Aomeisoft baru berdiri pada bulan Agustus, delapan bulan setelah kematian Zhang,” ungkap Bai, yang mengaku tidak tahu-menahu, distributor mana yang menjual game tersebut pada tahun 2004.
Game Warcraft dibuat oleh Blizzard Entertainment, unit usaha Vivendi Universal SA yang berbasis di Paris Perancir. Dilaporkan Xinhua, pengadilan Tianjin menolak tuntutan orang tua Zhang terhadap perusahaan pembuat game.

Seorang psikiater di Beijing mempelajari buku harian, catatan sekolah dan catatan bunuh diri Zhang. Kesimpulannya, “Zhang telah terpengaruh secara berlebihan pada game-game tak sehat dan mengalami kecanduan internet akut sebelum kematiannya,” demikian dilaporkan Xinhua.
Dalam tuntutannya, orang tua Zhang menyerukan agar para distributor game menyertakan peringatan bahaya main game secara berlebihan dalam kemasannya. Aomeisoft mengatakan akan menambahkan peringatan ‘anti-kecanduan’ dalam game-game yang akan diluncurkan. (nks)(nks)

sumber : Detikinet

Dengan fakta diatas kita tahu bahwa Cina merupakan negara dengan penduduk yang gemar berinternet. Cina punya sekitar 111 juta pengguna internet aktif, terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat. Cina juga salah satu pasar game online terbesar di dunia, dengan jutaan pemain remaja dan anak-anak. Para pecinta game rela duduk berjam-jam di depan komputer, di warung internet (warnet).
Pemerintah Cina telah menerapkan aturan keras terhadap warnet-warnet di Cina. Mereka diwajibkan menyaring konten-konten berbau pornografi, kekerasan dan subversif. Bagi yang kedapatan melanggar, izin operasinya akan dicabut.
Di Cina juga ada sejumlah klinik yang menjadi pusat rehabilitasi bagi mereka-mereka yang mengalami ‘kecanduan internet’. Kebanyakan pasiennya adalah anak-anak dan remaja yang biasa menghabiskan waktu berjam-jam untuk menjelajahi Web dan bermain game.

Maka dari itu mulai dari sekarang kita harus tau kapan, tempat, dan waktu yang pas untuk bermain game karena walau menyenangkan “Hidup Kita Bukanlah untuk Bermain Game”

Ps 3

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!